Info Islam

Apakah Masjid Al-Aqsa Penting bagi Para Penguasa Arab?

Menyusul insiden di Kedutaan Besar Arab Saudi di Tehran, harus ditanya kepada negara-negara yang mengekor kebijakan Arab Saudi, apakah pembakaran Masjid al-Aqsa dan penistaan terhadap sakralitas tempat suci itu oleh rezim Zionis Israel, penting di mata para pejabat Saudi dan pemimpin negara-negara Arab?

Tasnim News mengutip laporan dari al-Wa’yu News menyebutkan, insiden di Kedubes Saudi di Tehran dan sikap yang telah terencana oleh Arab Saudi pasca insiden tersebut, serta langkah sejumlah negara Arab memutus hubungan dengan Iran, memancing pertanyaan soal apakah Saudi dan negara-negara Arab pengekornya juga menunjukkan sikap yang sama terkait perusakan, pelanggaran dan penistaan yang terjadi terhadap Masjid al-Aqsa?

Mengekor tanpa alasan

Tampaknya pasca insiden di Kedubes Saudi di Tehran dan konsulat Riyadh di Masyhad, langkah-langkah negara-negara Arab sudah keluar dari kerangka islami. Negara-negara yang memutus hubungan diplomatiknya dengan Iran mengekor politik dan langkah Arab Saudi sementara tidak memperhatikan pesan dan konteks politik tersebut. Mereka tidak menyadari bahwa langkah tersebut justru akan merugikan mereka.

Kebungkaman Arab di hadapan kejahatan Israel di Masjid al-Aqsa

Tidak diragukan lagi bahwa serangan terhadap kedubes manapun adalah peristiwa yang tidak dapat ditolerir dan Iran juga tidak mengabaikan insiden tersebut. Akan tetapi pertanyaannya adalah apakah pembakaran Masjid al-Aqsa oleh para pemukim Zionis yang setiap hari menistakan sakralitas kiblat pertama umat Islam itu, tidak penting bagi Arab Saudi dan kroninya?

Pertanyaan lainnya, apakah sebuah negara Islam seperti Iran patut menerima perlakuan kasar seperti ini karena mengecam eksekusi seorang Muslim yang menuntut keadilan di negaranya?

Apakah negara-negara yang mengikuti langkah Arab Saudi, yang telah memutus hubungan diplomatik mereka dengan Iran sebagai sebuah negara Islam, sudah saatnya memutus hubungan terselubung mereka dengan rezim penjajah Israel?

Sumber : www.indonesian.irib.ir

Komentari Artikel Ini

comments