Info Islam

Aparat Keamanan Israel Serbu Sebuah Sekolah di Tepi Barat

4bhk18632c33c51n0x_800C450

Aparat keamanan rezim Zionis Israel melanjutkan kejahatannya terhadap rakyat Palestina dengan menyerbu sebuah sekolah di kota al-Khalil, selatan Tepi Barat.

Menurut Alalam, puluhan siswa mengalami sesak nafas setelah aparat keamanan rezim Zionis menembakkan gas air mata ke arah sebuah sekolah di selatan Tepi Barat pada hari Kamis (8/2/2018).

Pada Rabu malam, pasukan keamanan Israel dan warga Zionis juga bentrok dengan para pemuda Palestina di kota Ariha (Jericho) di Tepi Barat dan desa Kafr ‘Aqab di utara al-Quds (Jerusalem).

Dalam insiden tersebut, aparat keamanan menembakkan peluru tajam dan gas air mata ke arah para pemuda Palestina. Seorang anak perempuan Palestina dilaporkan terluka terkena peluru aparat keamanan Israel di Kafr “aqab.

Hazem Qassem, juru bicara Gerakan Muqawama Islam Palestina (Hamas) dalam sebuah pernyataan, menyinggung perlawanan rakyat Palestina dalam menghadapi kebijakan agresif Isrel di Tepi Barat.

“Gugur syahidnya tiga pejuang Palestina selama 24 jam terakhir menunjukkan bahwa Intifada masih berlanjut,” pungkasnya.

Sejak meletusnya Intifada al-Quds pada 1 Oktober 2015, dimulailah operasi anti-militer dan warga distrik Zionis. Operasi ini meningkat pasca keputusan Donald Trump, Presiden AS yang mengumumkan al-Quds sebagai ibukota rezim Zionis.

Menurut kantor berita Intifada al-Quds, sembilan warga Palestina gugur syahid tertembus peluru pasukan keamanan Israel pada Januari 2018 dan 230 lainnya terluka.

Sumber : Parstoday

Komentari Artikel Ini

comments