Kisah & Hikmah

Dua Kisah Dari Jin

Al-Quran Al-Karim mengatakan dalam hubungannya dengan para jin dan keimanan mereka: Sekelompok dari jin mengatakan: Kami telah mendengarkan bacaan yang menakjubkan (Al-Quran) yang memberi petunjuk kepada jalan yang benar, lalu kami beriman kepadanya dan kami sekali-kali tidak akan mempersekutukan sesuatupun dengan Tuhan kami.

Dengan memperhatikan topik ayat di atas, kita akan membaca dua cerita di bawah ini:             


1). Sa’ad Askaf mengatakan: Suatu hari saya mempunyai keperluan penting dengan Imam Baqir. Saya memasuki halaman rumah Imam dan hendak memasuki sebuah kamar, Imam  berkata: Jangan tergesa-gesa! Saya lalu berhenti di halaman rumah Imam di bawah terik matahari… sampai setelah beberapa lama kemudian dengan sangat heran saya melihat beberapa orang keluar dari kamar itu dan menghampiri saya. Mereka telah sangat kurus di karenakan banyak beribadah. Demi Tuhan! Wajah indah dan maknawi mereka yang membuat saya terpesona sehingga saya lupa diri. Ketika saya menemui Imam, beliau berkata: Kelihatannya kamu tidak senang? Saya berkata: Benar! Demi Tuhan saya melupakan keadaan diri saya sendiri. Beberapa orang telah pergi meninggalkan saya dimana semuanya memiliki wajah yang sama dan saya tidak pernah melihat sebelumnya orang-orang yang begitu rupawan seperti mereka. Beliau berkata: Wahai Sa’ad! Apakah kamu melihat mereka? Saya katakan: Iya. Imam berkata: Mereka adalah saudaramu dari golongan jin. Saya mengatakan, apakah mereka datang kepadamu? Berkata: Benar, mereka datang kepada kami untuk menanyakan masalah agama dan halal serta haram.

2). Abu Hamzah Tsumali mengatakan: Suatu hari saya meminta izin untuk bertemu dengan Imam Baqir, seseorang berkata: Sekelompok orang sedang bersamanya. Oleh karena itu saya sedikit bersabar sampai mereka keluar. Setelah beberapa saat kemudian, orang-orang itu keluar dimana saya tidak mengenalinya dan kelihatannya asing dan tidak dikenal. Setelah itu dia memberikan izin kepada saya untuk menemui Imam dan saya memasuki kamar beliau  dan dengan perasaan tidak tenang saya berkata kepada beliau : Tebuslah saya, sekarang adalah zaman pemerintahan Bani Umayyah dan darah terpercik dari pedang-pedang mereka. (Yakni orang-orang yang tidak dikenal dan memasuki  rumahmu adalah sangat berbahaya.) Imam berkata: Wahai Abu Hamzah! Mereka adalah para pecintaku dari golongan jin dan mereka datang untuk menanyakan suatu masalah agama. Apakah kamu tidak mengetahui bahwa Imam adalah hujjah Tuhan atas jin dan manusia.

(Diterjemahkan oleh Ummu Jausyan)

Komentari Artikel Ini

comments

%d blogger menyukai ini: