Info Islam

Hamas Dipuji Karena Upayanya Mengakhiri Friksi Internal Palestina

Berbagai kelompok muqawama Palestina mengapresiasi perhatian Hamas untuk mengakhiri friksi internal Palestina dan juga upayanya merealisasikan pogram rekonsiliasi sebagai sebuah tuntutan nasional.

Menurut laporan pusat informasi Palestina, kelompok-kelompok Palestina pada Selasa (12/9/2017), dalam sidang dengan para pejabat Fatah dan Otorita Ramallah, mengharapan dukungan terhadap program Hamas yang telah menyetujui pembubaran komite administrasi, membuka peluang bagi pelaksanaan tugas-tugas pemerintah kemufakatan nasional, mempersiapkan pelaksanaan pemilu.

Jamal Batrawi, seorang pejabat dari Front Perjuangan Nasional Palestina mengatakan, “Semua pihak di Palestina harus mengupayakan pelaksanaan konferensi nasional komprehensif dengan partisipasi seluruh fraksi dan kelompok Palestina, sehingga terwujud manifestasi prinsip partisipasi semua pihak dan pembentukan sebuah pemerintahan persatuan nasional untuk seluruh rakyat Palestina baik di Tepi Barat maupun Jalur Gaza.”

Sementara itu, Jamil Mazhar, pejabat biro politik Front Rakyat untuk Pembebasan Palestina, menilai positif kunjungan delegasi Hamas ke Kairo dan pengumuman kesiapan Hamas untuk membubarkan komite administrasi seraya mengatakan, “Sikap ini harus menjadi landasan kemajuan hakiki dan serius dalam program rekonsiliasi nasional Palestina.”

Delegasi Hamas yang dipimpin Ismail Haniyeh, ketua biro politik Hamas, tiba di Kairo pada hari Sabtu, dan pada Selasa, dalam pertemuan dengan Ketua Lembaga Intelijen Mesir, menyatakan kesiapannya untuk membubarkan komite administrasi di Gaza dengan syarat pemerintah Otorita Ramallah melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya.

Komite administrasi itu dibentuk pada bulan Marat untuk mengelola berbagai urusan pemerintahan di Jalur Gaza, yang mendapat penentangan keras dari pemerintah Otorita Ramallah.

Menurut rencana akan digelar konferensi nasional komprehensif yang akan di hadiri seluruh kelompok Palestina di Kairo, dalam rangka persiapan pembentukan pemerintahan persatuan nasional Palestina.

Sumber : parstoday

Komentari Artikel Ini

comments

%d blogger menyukai ini: