Info Islam

Jejak-jejak Zionis di Pembantaian Muslim Nigeria

Penangkapan Sheikh Zakzaky dan serangan terhadap Muslim Nigeria oleh militer serta berlanjutnya kebijakan anti Muslim di negara ini menimbulkan banyak pertanyaan. Banyak ketidakpastian dalam masalah ini, apalagi ketika militer Nigeria gagal menyukseskan program memerangi kelompok radikal Boko Haram dan serangan teror kelompok ini masih terus berlanjut.

Di sisi lain, pengakuan Presiden Nigeria, Muhammadu Buhari yang pesimis menemukan 210 anak gadis yang diculik oleh Boko Haram membuat para pengamat semakin mencurigai keterlibatan dan peran asing, khususnya rezim Zionis Israel.

Menurut para pengamat, pembantaian lebih dari seribu Muslim Nigeria di kota Zaria, negara bagian Kaduna dan penangkapan Sheikh Zakzaky menunjukkan adanya sebuah proyek terorganisir. Nigeria merupakan salah satu negara penting Afrika dari sisi populasi Muslim dan Syiah negara ini mencapai 10 juta dari totap populasi Nigeria. Menurut sumber terpercaya, hal ini membuat rezim Zionis Israel semakin khawatir.

Israel mengingat kepentingan strategisnya di Nigeria tidak pernah segan-segan melakukan berbagai cara untuk memicu perpecahan dan merusak persatuan umat Muslim di negara ini. Rezim Zionis selama bertahun-tahun mengikuti transformasi politik Nigeria dan di sisi lain, menemukan peluang baik untuk meningkatkan pengaruhnya di negara ini menyusul krisis ekonomi serta politik di Nigeria.

Nigeria tercatat sebagai kekuatan ekonomi terbesar di benua Afrika, posisi ketujug dunia dengan cadangan gas terbesar dan negara eksportir minyak terpenting di Afrika. Sementara itu, mayoritas masyarakat Nigeria hidup dalam kesusahan akibat tidak meratanya infrastruktur dan tidak adanya pembangunan yang seimbang.

Posisi ekonomi unggul Nigeria dari satu sisi dan kebutuhan Israel untuk memiliki sekutu di Afrika guna lari dari keterkucilan di kawasan serta untuk membentuk blok dari negara-negara pendukung dan memanfaatkan mereka di organisasi regional dan internasional mendorong Tel Aviv memiliki peran lebih kental di transfromasi negara tersebut.

Sejak tahun 2010, dengan kemenangan Goodluck Jonathan di pemilu presiden, terbuka peluang bagi Israel untuk meluaskan hubungannya dengan Nigeria. Ketika Buhari, presiden Muslim berkuasa, rezim Zionis Israel mulai merasa khawatir atas masa depan hubungannya dengan Nigeria.

Selama beberapa tahun lalu, banyak perusahaan Israel mulai beraktivitas di Nigeria dan menanam banyak investasi di sektor pertanian, pariwisata dan teknologi komunikasi. Saat ini, Nigeria menjadi pasar terbesar kedua bagi ekspor produk Israel ke Benua Afrika.

Sejumlah pengamat meyakini bahwa rezim Zionis Israel juga telah menebar pengaruhnya ke militer Nigeria. Seluruh faktor-faktor ini membuat jejak-jejak rezim Zionis di kasus pembantaian Muslim Nigeria dan strateginya di negara ini semakin terlihat nyata.

Sumber : www.indonesian.irib.ir

Komentari Artikel Ini

comments

%d blogger menyukai ini: