Kisah & Hikmah

Kabar Dari Dasar Neraka

Suatu hari, Rasulullah SAW, sedang duduk termenung seorang diri. Kemudian, Jibril menemuinya dengan wajah yang sedih dan murung. Rasul SAW bertanya mengapa ia tampak begitu sedih. Jibril menjawab, “Wahai Muhammad, bagaimana mungkin aku tidak murung karena hari ini aku melihat alat-alat penyembur api neraka telah dipersiapkan.” Rasul bertanya, “Apakah alat-alat penyembur api neraka itu?”

Jibril menjawab bahwa Allah memerintahkan neraka untuk membakar alat-alat itu selama seribu tahun hingga merah membara. Setelah itu, Allah memerintahkannya untuk membakarnya lagi selama seribu tahun hingga memutih panas. Lalu, Allah memerintahkannya untuk membakarnya selama seribu tahun lagi hingga menjadi hitam legam. Jika secuil alat yang menghitam legam itu diteteskan ke dunia, panasnya akan dapat melelehkan seluruh partikel di dalamnya. Jika setetes dari zaqqum (sebuah pohon di neraka yang disebutkan dalam Al-Quran) dan dhar’i (suatu benda di neraka yang lebih pahit daripada pohon gaharu, lebih busuk daripada bangkai, dan lebih panas dari pada api, yang akan menjadi makanan penduduk neraka) menetes di sumber air bumi, setiap orang akan mati karena busuk dan pahitnya. Setelah itu Rasul SAW, menangis dan Jibril ikut menangis dengan beliau. Melihat itu, Allah mengutus malaikat lain untuk menemui mereka dan berkata bahwa Allah mengirimkan salam bagi keduanya bersama pesan bahwa DIA menghindarkan keduanya dari melakukan perbuatan dosa dan hukuman yang menyertainya.

Komentari Artikel Ini

comments

%d blogger menyukai ini: