Kisah & Hikmah

Kehidupan Sederhana Putri Nabi

KEHIDUPAN SEDERHANA PUTRI NABI

Rumah Ali dan Fatimah sangat kecil dan sederhana, tapi dipenuhi dengan kejujuran dan kasih sayang. Keduanya tidak pernah mengeluh akan kondisi kehidupan mereka yang seperti itu.

Suatu hari Salman al-Farisi pergi ke rumah Ali. Sesampainya di sana, ia baru menyadari kain panjang milik putri Rasulullah SAW penuh jahitan dan tambalan. Ia sangat sedih dan menitikkan air mata menyaksikan pemandangan itu. Kepada dirinya Salman berkata, “Mengapa putri dan istri orang-orang Kafir dan Yahudi memakai pakaian yang mahal, sementara putri Rasulullah dan istri Ali harus mengenakan kain seperti ini.”

Fathimah az-Zahra memahami apa yang tengah dirasakan oleh Salman. Beliau pergi menemui Rasulullah SAW dan menjelaskan apa yang terjadi lalu berkata, “Demi Allah, Zat yang mengutus Anda sebagai Nabi-Nya, sudah lima tahun ini alas saya dan Ali untuk tidur adalah kulit kambing. Di siang hari, di tempat itu kami memberikan rumput kepada onta dan di malam hari kami alasi dengan kulit kambing untuk tidur. Agar terasa empuk, kami mengisinya dengan ranting kurma.”

Nabi SAW kemudian meminta Salman agar dibawa menghadapnya dan berkata kepadanya,“Wahai Salman! Engkau sedih menyaksikan kondisi kehidupan putriku, tapi ketahuilah ia orang paling dekat dengan Allah!”

Komentari Artikel Ini

comments