Renungan

Kidung Suci Terakhir (Imam Husain Bin Ali Bin Abi Thalib)

Dengan Asma Allah yang Mahakasih dan Mahasayang

Doa ini adalah doa terakhir Imam Husain yang diberikan

kepada putranya, Imam Ali Zainal Abidin.

Menurut riwayat, Imam Husain kembali ke kemah pada saat-saat

terakhirnya di Karbala. Beliau memeluk Imam Ali Zainal Abidin

seraya berkata, “Anakku, aku diberi doa ini oleh nenekmu yang agung

(Sayyidah Zahra) dan dari kakekmu yang agung Rasulullah SAW.

Beliau membaca doa ini ketika hendak memulai Perang Badar dan

Perang Ahzab. Untuk hajat dan kepentingan, kesedihan dan cobaan

yang berat, serta urusan yang besar dan menyulitkan,

hafalkan doa ini olehmu.”

Setelah membacakan doa itu, Imam Husain pergi dari kemah

(memasuki medan laga) dan tidak pernah kembali lagi (syahid).

Dengan haknya Yasin dan Al-Quranul Hakim

Dengan haknya Thaha dan Al-Quran

Wahai Zat yang mampu menyelesaikan

kebutuhan-kebutuhan orang yang meminta

Wahai Zat yang mengetahui

apa yang ada di dalam hati

Wahai Zat yang menyelesaikan

masalah orang yang kesusahan

Wahai Zat yang melapangkan

orang-orang yang bermasalah

Wahai Zat yang mengasihani

orang yang telah lanjut usia

Wahaai Zat yang memberi rezeki kepada anak-anak

Wahai Zat yang tidak memerlukan penjelasan

Sampaikan shalawat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad

(Mintalah hajatAnda)

Dengan rahmat-Mu

Wahai Yang Paling Pengasih dari segala yang mengasihi

Ya Arhamar Rahimin

Komentari Artikel Ini

comments

%d blogger menyukai ini: