Info Islam

Nasehat Dokter Terkadang Lebih Berpengaruh Dari Nasehat Seorang Ulama

Buletinmitsal – Menurut Kantor Berita ABNA, Ayatullah Misbah Yazdi, salah seorang ulama besar Iran hadir sebagai pembicara dalam Konferensi Internasional Paramedis Imamia ke-8 yang pada bagian ketiganya diadakan di kota Qom

Ayatullah Misbah Yazdi dalam penyampaiannya mengatakan: “Dokter memiliki peran penting dalam kesehatan, umur panjang dan produktivitas umat manusia dalam hidup mereka, sehingga tanpa adanya dokter, kesehatan dan keberlangsungan hidup manusia berada dalam bahaya.”

Misbah Yazdi dengan mengatakan bahwa kehadiran dokter dari seluruh dunia di Qom akan memiliki efek besar dan berkah juga menambahkan, “Semakin meningkatnya kepedulian terhadap kesehatan fisik, kesehatan moral dan Spiritual bisa menjadi output pertama dari pertemuan ini.”

“Karena kita adalah manusia dan manusia unggul dari hewan dan makhluk lain, karena itu menjadi suatu keharusan bagi kita untuk menjaga kesehatan rohani kita dan kebutuhan kita untuk dokter spiritual lebih dari dokter fisik,” tambahnya.

“Meski demikian, keberadaan dokter terkadang jauh lebih berpengaruh dari ulama. Jika misalnya, suatu nasehat spiritual disampaikan seorang ulama, dalam hal memerintahkan yang baik dan melarang yang salah, terkadang masyarakat tidak begitu memperdulikannya terlebih lagi saat mendengarkan nasehat itu, pendengar dalam kondisi sehat dan nyaman. Namun ketika nasehat spiritual itu disampaikan oleh seorang dokter, itu terkadang jauh lebih berpengaruh dan berbekas di hati pendengarnya.” ungkapnya.

“Hal inilah yang kita lihat sangat dimanfaatkan oleh agamawan agama-agama lain. Kristiani misalnya. Para dokter dan tenaga medis mereka dibekali ilmu agama yang mumpuni, sehingga setiap melakukan terapi pengobatan mereka menyampaikan kepada pasiennya nasehat-nasehat agama, sehingga nasehat tersebut sangat berpengaruh dan berbekas di hati pasiennya. Hal ini yang masih kurang terlihat di kalangan dokter muslim.” lanjutnya lagi.

Pada bagian akhir penyampaiannya, Ayatullah Misbah Yazdi menasehatkan, “Karena itu saya menasehatkan, agar jadilah dokter yang tidak hanya professional di bidangnya, namun juga memiliki pengetahuan agama yang mendalam. Sehingga tidak hanya menyembuhkan secara fisik, namun juga bisa menyembuhkan secara ruhani dan spiritual.”

Disebutkan Konferensi Internasional Tenaga Medis Imamiah ke-8  tersebut terselenggara atas kerja sama Majma Jahani Ahlul Bait As dengan sejumlah lembaga pendidikan, agama, kebudayaan dan kesehatan di Iran dari tanggal 30 Juli – 10 Agustus 2015 disejumlah kota besar di Iran seperti Masyhad, Qom,  Tehran, Esfahan dan Shiraz. Tercatat sekitar 300 peserta ahli medis muslim dari berbagai negara  akan mengikuti semua rangkaian agenda konferensi seperti seminar, kunjungan ke tempat-tempat bersejarah, studi tour disejumlah rumah sakit dan lembaga penelitian yang terkait dengan masalah medis dan kesehatan serta menemui sejumlah ulama besar dan pejabat penting Iran.

Terselenggaranya Konferensi ini didukung oleh Lembaga Internasional Ahli Medis Imamiah, Kementrian Kesehatan, Lembaga Pendidikan Kesehatan, pemerintah provinsi dan pemerintah kota Masyhad termasuk pemerintah kota Tehran, Esfahan, Qom dan Shiraz.

Source : http://id.abna24.com/

Komentari Artikel Ini

comments

%d blogger menyukai ini: