Info Islam

Perjuangan Warga Palestina Melawan Zionis Israel Ditengah Wabah Virus Corona

Buletinmitsal.com – Hari Quds Internasional menjadi sebuah kesempatan untuk menyoroti situasi dan keadaan buruk yang dialami warga Palestina di Jalur Gaza, di mana mereka diblokade rezim Zionis Israel selama belasan tahun.

Gaza telah berada di bawah blokade rezim Zionis Israel sejak 2007. Sejak saat itu, wilayah berpenduduk sekitar dua juta jiwa ini juga menyaksikan beberapa kali agresi mematikan Israel.

Agresi brutal yang dilancarkan beberapa kali oleh militer Israel ke Gaza telah memporak-porandakan fasilitas publik di wilayah ini.

Saat ini, ekonomi Gaza di bawah tekanan besar. Di tambah lagi, penduduk Gaza sekarang sedang menghadapi penyebaran virus Corona di tengah blokade ketat Israel. Hari Quds Sedunia adalah kesempatan untuk menyoroti nasib rakyat Palestina di Gaza.

Umat Islam dan masyarakat penuntut kebebasan dunia akan menyuarakan penentangan terhadap penjajahan Israel terhadap Palestina pada Pawai al-Quds yang diselenggarakan setiap akhir Jumat pada bulan suci Ramadhan.

Bapak Pendiri Republik Islam Iran, Imam Khomeini ra menetapkan hari Jumat terakhir setiap bulan Ramadhan sebagai Hari Quds Sedunia. Peringatan Hari Quds tahun ini akan jatuh pada 22 Mei 2020 bertepatan dengan 28 Ramadhan 1441 H.

Namun karena penyebaran virus Corona, COVID-19, Pawai Akbar Hari Quds Sedunia kemungkinan tidak akan digelar dan aksi itu akan digantikan dengan aksi-aksi lain yang menyuarakan kemerdekaan Palestina dan al-Quds.

Aksi memperingati Hari Quds Sedunia juga akan terfokus pada penentangan dan penolakan terhadap Kesepakatan Abad yang diprakarsai oleh Amerika Serikat.

Berdasarkan Kesepakatan Abad, al-Quds akan diserahkan kepada rezim Zionis, pengungsi Palestina di luar negeri tidak berhak kembali ke tanah airnya, dan Palestina hanya terdiri dari wilayah yang tersisa di Tepi Barat dan Jalur Gaza.

Kesepakatan Abad merupakan prakarsa pemerintah AS untuk menghapus hak-hak rakyat Palestina. Prakarsa ini dibuat melalui kerja sama dengan sejumlah negara Arab seperti Arab Saudi, Bahrain dan Uni Emirat Arab.

sumber : parstoday

Komentari Artikel Ini

comments

%d blogger menyukai ini: