Info Islam

Museum Razavi Adalah Simbol Islam Dan Peradaban Persia Klasik

Menurut Kantor Berita ABNA, Dr. Sayyid Altaf Baqer Naqavi adalah salah seorang peserta dari Konferensi Internasional Paramedis Imamiah ke-8 yang berlangsung disejumlah kota besar Iran. Dalam kunjungannya di Museum Al-Qur’an dan Pusat Pameran dan Konferensi Provinsi Quds Razavi di areal Haram Imam Ridha As, dokter asal Pakistan tersebut berkata, “Ini adalah kali keduanya saya mengunjungi Iran. Kota Masyhad adalah kota yang penuh dengan nuansa spiritual, dimana para peziarah yang mengunjungi kota  ini dapat menikmati kedekatan yang sangat emosional dengan Imam Ridha As dan ulama-ulama yang dimakamkan di kota ini.”

“Mengunjungi Haram Imam Ridha As juga seperti menelusuri masa lalu dengan lorong waktu, sebab apa yang disajikan di museum-museum yang ada di Haram ini membuat kita bisa mengenal lebih dekat masa lalu peradaban Islam dan kemajuan peradaban Persia di masa klasik.” ungkapnya.

“Yang patut dibanggakan, pengelolaan Haram Imam Ridha As benar-benar dilakukan secara professional. Pelayanan yang diberikan kepada para peziarah sangat berbekas, utamanya pelayanan medis. Hal ini menunjukkan kemajuan Iran dalam bidang medis dan kedokteran benar-benar dirasakan hasilnya di kota Masyhad ini.” tambahnya.

“Momen konferensi seperti ini, adalah peluang emas bagi para dokter asing untuk saling sharing informasi dan menimba banyak hal dari kemajuan medis yang telah diraih Iran.” lanjutnya lagi.

Disebutkan Konferensi Internasional Tenaga Medis Imamiah ke-8  tersebut terselenggara atas kerja sama Majma Jahani Ahlul Bait As dengan sejumlah lembaga pendidikan, agama, kebudayaan dan kesehatan di Iran dari tanggal 30 Juli – 10 Agustus 2015 disejumlah kota besar di Iran seperti Masyhad, Qom,  Tehran, Esfahan dan Shiraz. Tercatat sekitar 300 peserta ahli medis muslim dari berbagai negara  akan mengikuti semua rangkaian agenda konferensi seperti seminar, kunjungan ke tempat-tempat bersejarah, studi tour disejumlah rumah sakit dan lembaga penelitian yang terkait dengan masalah medis dan kesehatan serta menemui sejumlah ulama besar dan pejabat penting Iran.

Terselenggaranya Konferensi ini didukung oleh Lembaga Internasional Ahli Medis Imamiah, Kementrian Kesehatan, Lembaga Pendidikan Kesehatan, pemerintah provinsi dan pemerintah kota Masyhad termasuk pemerintah kota Tehran, Esfahan, Qom dan Shiraz.

Source : http://id.abna24.com/

Komentari Artikel Ini

comments

%d blogger menyukai ini: