Renungan

Beberapa Riwayat Tentang Takwa Dari Rasulullah SAW & Sayyidina Ali

Dengan Asma Allah yang Mahakasih dan Mahasayang

“Sesungguhnya, orang-orang yang bertakwa adalah mereka yang takut kepada Allah
melebihi sesuatu yang ditakutinya dari masuk pada kesamaran (syubhat).”
(Rasulullah SAW)

“Manusia paling bertakwa adalah yang berkata benar (hak)
pada yang membelanya atau yang memusuhinya.”
(Rasulullah SAW)

“Kesempurnaan ketakwaan adalah hendaknya engkau mempelajari
yang belum engkau ketahui dan mengamalkan apa yang telah engkau ketahui.”
(Rasulullah SAW)

“Wahai para hamba Allah! Aku nasihati kalian supaya memiliki
takwa kepada Allah yang merupakan bekal (bagi dunia akhirat)
dan bersama itu kembalinya kalian. Bekal itu akan membawa
kalian (ke tujuan) dan kembalinya akan beruntung.”
(Ali bin Abi Thalib)

“Sesungguhnya, takwa kepada Allah adalah obat bagi hati kalian,
penglihatan bagi kebutaan jiwa kalian, penyembuhan bagi sakit tubuh kalian,
pelurus keburukan dada kalian, penyuci kecemaran pikiran kalian, cahaya dari
kegelapan mata kalian, hiburan bagi ketakutan hati kalian dan
kecerahan bagi gelapnya kejahilan kalian.”
(Ali bin Abi Thalib)

“Demi Allah! Aku tidak menemukan bahwa takwa kepada Allah
berguna bagi seseorang yang mempraktikkannya apabila
dia tidak mengendalikan lidahnya.”
(Ali bin Abi Thalib)

“Tidak akan bisa bertakwa kepada Allah
orang yang selalu menentang (perintah Allah dan Rasul-Nya).”
(Ali bin Abi Thalib)

“Haram bagi setiap hati yang bergelimangan dengan dunia
untuk ditempati ketakwaan.”
(Ali bin Abi Thalib)

Dengan rahmat-Mu
Wahai Yang Paling Pengasih dari segala yang mengasihi
Ya Arhamar Rahimin

Komentari Artikel Ini

comments

%d blogger menyukai ini: