Info Islam

Hari Bumi di Palestina

Hari ini, 30 Maret, warga Palestina memperingati hari bumi di tanah kelahirannya yang dijarah rezim Zionis. Di dua jalur hijau, setidaknya wilayah pendudukan tahun 1967 dan Palestina pendudukan tahun 1948, hari ini warga Palestina berunjuk rasa di jalan dan melakukan aksi mogok massal sebagai bentuk solidaritas terhadap perlawanan terhadap rezim Zionis.

Secara serentak, warga Palestina di Tepi Barat, Baitul Maqdis dan Jalur Gaza bersama warga Palestina di kota pelabuhan Haifa, Jaffa, Nasira bersama-sama menyuarakan berlanjutnya perlawanan terhadap rezim Zionis selama lebih dari tujuh puluh tahun silam.

Hari bumi adalah simbol bagi Palestina sejak empat dekade lalu setiap tahun melancarkan protes terhadap kebijakan ekspansif rezim Zionis yang telah menyita dan menjarah tanah dan tempat tinggal mereka.

Selama empat puluh tahun silam, pada tanggal 30 Maret 1976 rakyat Palestina berunjuk rasa dan mogok massal melancarkan protes terhadap penyitaan tanah secara ilegal yang dilakukan militer Israel demi mendukung Yahudisasi di wilayah utara Palestina. Protes damai tersebut dibalas dengan aksi kekerasan oleh militer rezim Zionis.

Tentara Israel yang didukung persenjataan lengkap dan tank memasuki desa-desa Palestina dan membantai puluhan orang Palestina. Akibatnya enam orang gugur syahid dan 100 orang cidera.

Sejak peristiwa berdarah itu, tanggal 30 Maret diperingati sebagai “Hari Bumi” bagi orang-orang Palestina untuk mengenang perjuangan para syuhada. Pada tanggal itu, orang-orang Palestina di luar maupun di dalam wilayah Palestina Pendudukan melakukan aksi protes terhadap pembunuhan dan pengusiran warga Palestina serta pembangunan distrik Zionis di wilayah yang didudukinya.

Para pejabat Israel hingga kini menerapkan kebijakan penjarahan tanah Palestina dan pengusiran paksa mereka dari tanah kelahirannya, dan menggantikannya dengan kedatangan para Zionis dari berbagai negara dunia.

Tiga kabinet ekstrem Netanyahu sejak tahun 2009 hingga kini berambisi membentuk pemerintahan Yahudi. Hal ini bermakna pengusiran satu juta warga Palestina yang tinggal di wilayah Palestina Pendudukan tahun 1948.

Sejak awal kebijakan rezim Zionis berpijak pada genosida dan pengosongan wilayah Palestina dari orang-orang Palestina sendiri. Oleh karena itu, setiap tahun slogan utama orang-orang Palestina dalam peringatan hari Bumi 30 Maret adalah “Kami tetap berada di tanah kelahiran kami, dan akar kami masih hidup!”

Hari Bumi adalah hari peringatan perjuangan para syuhada Palestina melawan ekspansi lalim rezim Zionis demi membela dan mempertahankan tanah kelahirannya.

Sumber : www.indonesian.irib.ir

Komentari Artikel Ini

comments

%d blogger menyukai ini: