Info Islam

Jihad Islam Palestina Peringatkan Tujuan Jahat AS di Gaza

4bkb835c79dd0ahtl4_800C450

Gerakan Jihad Islam Palestina menilai tujuan pertemuan yang akan diselenggarakan Amerika Serikat pekan depan tentang Jalur Gaza sebagai “berbahaya” dan hasilnya tertolak.

Menurut IRIB, juru bicara Jihad Islam Palestina, Daoud Shahab pada hari Sabtu (10/3/2018) mengatakan, dalam pertemuan ini, AS ingin agar rezim Zionis terbebas dari segala bentuk langkah penciptaan krisis, dan terlepas dari segala bentuk tanggung jawab sebagai rezim penjajah.

Ia menambahkan, pemerintah AS ingin mengevaluasi masalah Gaza terpisah dari daerah-daerah lain di Palestina, di mana masalah ini kembali kepada konspirasi pemisahan Gaza dari berbagai daerah lainnya.

Jubir Gerakan Jihad Islam Palestina itu menegaskan, AS tidak bertindak dengan cara yang manusiawi.

Tanggung jawab atas blokade keji Gaza dan situasi buruk di wilayah ini, lanjut  Shahab, berada di pundak AS, sebab, negara ini yang memveto rekonsiliasi nasional dan menciptakan hambatan atas implementasi reskonsiliasi itu. Selain itu, lanjutnya, AS juga mendukung segala bentuk kejahatan rezim Zionis terhadap rakyat Palestina.

“Rakyat Palestina tidak akan pernah mempercayai AS, langkah dan program negara ini, sebab, tidak diragukan lagi pertemuan tersebut bertujuan untuk mempengaruhi kemampuan Muqawama dan merusak program-programnya,” pungkasnya.

Baru-baru ini, Utusan Khusus AS untuk Timur Tengah, Jason Greenblatt mengatakan, Gedung Putih akan menggelar sebuah pertemuan untuk menindaklanjuti krisis di Gaza.

Sumber : Parstoday

Komentari Artikel Ini

comments