Info Islam

Jihad Islam: Proyek Dua Negara di Palestina, Gagal

Anggota senior gerakan Jihad Islam, Palestina mengatakan, rezim Zionis Israel tidak berhasil menjalankan proyek pendirian dua negara di wilayah pendudukan sebagai solusi, dan jalan keluar ini sejak awal sudah gagal.

IRNA (26/2) melaporkan, Mohammed Al Hindi, salah satu anggota senior Jihad Islam Palestina, Sabtu (25/2) menuturkan, Israel selalu menjadikan solusi pendirian dua negara sebagai jargonnya, namun pada kenyataannya setiap hari mereka merebut sejumlah banyak tanah warga Palestina di Tepi Barat Sungai Jordan.

Al Hindi menegaskan bahwa rakyat Palestina menuntut berlanjutnya perlawanan dan perang melawan rezim Zionis Israel.

“Rakyat Palestina akan terus berperang melawan musuh yang merampok tanah dan menghancurkan rumah-rumah mereka, dan akan bekerja keras untuk membebaskan wilayahnya yang tersisa,” ujarnya.

Anggota senior Jihad Islam itu menambahkan, penjajahan tidak punya tempat di Palestina dan rakyat Palestina tidak akan pernah menerima pembagian tanah airnya.

Proyek pertukaran wilayah antara Israel dan pemerintah Otorita Ramallah Palestina dilakukan berdasarkan program damai Arab yang disahkan tahun 2002. Menurut program damai Arab itu, Israel harus mundur sampai ke perbatasan tahun 1967 dan sebaliknya, Dunia Arab harus mengakui secara resmi Israel.

Sementara kelompok-kelompok perlawanan Palestina sejak dahulu selalu menekankan perlawanan dan menolak mundur dalam menghadapi rezim Zionis Israel.

Sumber : www.parstoday.com

Komentari Artikel Ini

comments

%d blogger menyukai ini: