Direktur Masjid al-Aqsa mengatakan, pada tahun 2017, lebih dari 25.000 pemukim Zionis telah masuk ke halaman Masjid al-Aqsa dan menodai tempat suci ini.
“Penyerbuan warga distrik Zionis ke Masjid al-Aqsa selalu dilakukan dengan dukungan pasukan khusus rezim penjajah al-Quds,” kata Sheikh Omar al-Kiswani (al-Kasawani) seperti dilansir IRNA, Selasa (2/1/2017).
Menurutnya, warga Palestina menyaksikan bahaya meluas dari kelanjutan penyerbuan harian Zionis ke Masjid al-Aqsa dan ia meminta rakyat Palestina untuk selalu hadir di tempat suci ini.
Selama beberapa hari terakhir, para pemukim distrik Zionis dilaporkan masuk ke halaman Masjid al-Aqsa dan meneriakkan slogan-slogan anti-Islam.
Pasca keputusan Donald Trump, Presiden Amerika Serikat pada 6 Desember 2017 yang mengakui al-Quds sebagai ibukota rezim Zionis, berbagai kota Palestina termasuk al-Quds menjadi ajang unjuk rasa dan bentrokan antara aparat keamanan Israel dan warga Palestina.
Sumber : Parstoday
