Info Islam

Pidato Rouhani di Konferensi Internasional Persatuan Islam

Presiden Iran mengatakan, sungguh disesalkan sebagian sekolah agama yang semestinya harus mengikuti ajaran agama dan teladan Nabi Muhammad Saw, justru mempromosikan konfrontasi dan kekerasan.

IRIB News (27/12) melaporkan, Hassan Rouhani, Presiden Iran, Ahad (27/12) di acara pembukaan Konferensi Internasional Persatuan Islam di Tehran ke-29 menuturkan, “Pengakfiran bersumber dari kekerasan pemikiran, fanatisme dan tidak adanya keadilan.”

Hari ini, kata Rouhani, umat Islam membutuhkan teladan, perilaku dan akhlak Nabi Muhammad Saw, lebih dari sebelumnya untuk mencapai kemajuan dan pembangunan.

Ia menambahkan, “Suatu ketika seluruh perhatian dan kegelisahan negara-negara Islam terpusat pada serangan musuh Islam, namun disayangkan, sekarang kondisinya berubah dan negara Islam justru menyerang negara Islam yang lain.”

Menurut Rouhani, di dalam negara-negara Islam, terdapat kelompok-kelompok yang mengatasnamakan agama atau jihad, namun menikam Muslimin dari belakang dan mengenalkan Nabi Muhammad Saw sebagai pendukung kekerasan kepada dunia.

Kelompok-kelompok yang membawa bendera bertuliskan Allah Swt dan Islam, tapi menyerang Muslimin dan menunjukkan Islam sebagai agama kekerasan, penindas dan perampok, sebenarnya menguntungkan rezim Zionis Israel.

Rouhani mengatakan, sampai kapanpun tidak pernah bisa dibayangkan Israel bisa terhapus dari benak umat Islam.

Ia menegaskan, “Tidak diragukan kekerasan bersumber dari pemikiran kelompok-kelompok yang disayangkan memiliki pemahamanan tentang Islam yang tidak benar. Lebih buruk lagi kekerasan dan ekstremisme pemikiran mulai berubah menjadi diskursus umum.”

Sumber : www.indonesian.irib.ir

Komentari Artikel Ini

comments

%d blogger menyukai ini: