Kisah & Hikmah

Toleransi Dengan Masyarakat

Al-Quran Al-Karim memuji Rasulullah SAW dikarenakan berakhlak baik dan bertoleransi kepada masyarakat dan berbunyi: {Fabimaa rahmatin minallahi linta lahum walaw kunta fadzdza galidzal qalbi la nafadhdhu min hawlika} “Maka berkat rahmat Allah engkau (Muhammad) berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya engkau bersikap keras dan berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekitarmu.”

Ayat ini disampaikan kepada seluruh kaum muslimin di dunia akan perdamaian dan persaudaraan serta rasa toleransi yang juga diketahui sebagai rahasia taufik dalam kehidupan dimana berhubungan baik, berasosiasi dan bertoleransi dengan segala kelompok yang berbeda-beda dapat dijalin.

Toleransi Dengan Masyarakat

Hamad bin Utsman mengatakan: Dahulu saya berada di dekat Imam ke enam yang mana pada saat itu salah satu dari para pengikut telah memasuki tempat beliau, Imam bertanya kepadanya: Apa yang engkau lakukan sehingga si fulan tidak senang kepadamu?

-Saya tidak melakukan apa-apa, hanya saja saya menuntut sesuatu kepadanya dan saya mengambil semuanya dengan sempurna.

Imam berkata: Dengan kekerasanmu inilah yang membuat hak saudara seagamamu berlaku tidak terpuji dan menyalahi asli dari keihsanan dan kebaikan. Apakah kamu mengetahui arti dari ayat ini yang berbunyi: {Yakhaafuuna suual hisaabi} “Takut kepada hisab yang buruk.” Apakah Tuhan tidak akan berlaku adil kepada hamba-hambanya? Tidak demi Tuhan, melainkan mereka akan dihisab secara teliti dan detail sesuai dengan perbuatan yang dilakukannya dimana ini dinamakan dengan suul hisab yakni akan menakutkan dan tidak menyenangkan. Benar barang siapa yang banyak melakukan kekerasan maka dia akan berbuat pekerjaan buruk.

 (Diterjemahkan oleh Ummu Jausyan)

Komentari Artikel Ini

comments

%d blogger menyukai ini: