Kisah & Hikmah

Malamnya Orang yang Menghidupkan Malam dan Al-Quran

Mansur bin Ammar menuturkan :

Di tahun ketika aku pergi menunaikan ibadah haji, selama beberapa hari aku tinggal di Kufah. Pada suatu malam, aku melewati lorong-lorong kota Kufah untuk menikmati suasana malam kota itu. Kemudian, aku mendengar teriakan dari salah satu rumah yang kulewati.

Ketika aku lebih memperhatikan suara itu, ternyata orang itu sedang bekata, “Perbuatan maksiat yang kulakukan bukanlah karena menentang-Mu dan juga bukan karena tak tahu tentang azab-Mu yang pedih itu. Akan tetapi, (itu) lebih disebabkan oleh kemalangan yang telah menimpaku, sehingga aku pun menjadi tak menentu. Duhai Tuhanku, apabila Engkau tak memaafkanku, maka siapa lagi yang akan memaafkanku.”

Setelah itu, aku mendekatkan mulutku ke sebuah lubang di dinding rumah itu, lalu kubacakan ayat suci ini: Takutlah kepada api neraka yang dipersiapkan untuk orang-orang kafir. (Ali Imran : 131)

Ketika mendengar ayat ini, dia lalu menjerit histeris dan beberapa saat gemetar. Setelah itu, dia terdiam beberapa saat. Aku pun pergi setelah sebelumnya mengingat alamat rumah itu. Di waktu subuh, aku datang ke rumah itu. Di sana, aku melihat seorang nenek sedang duduk, sementara di hadapannya terbaring sesosok jenazah manusia.

Aku bertanya kepadanya, “Wahai nenek, siapakah yang telah meninggal itu?”

Dia menjawab, “Orang ini adalah sayyid muda yang jiwanya telah terpenuhi oleh rasa takut kepada Allah SWT. Kemarin, sewaktu dia sedang ber munajat, seseorang melewati rumahnya sambil membacakan sebuah ayat. Ketika mendengar ayat itu, badannya gemetar, lalu ruhnya berpisah dengan badannya, bergabunglah dengan ruh-ruh lain.”

Komentari Artikel Ini

comments

%d blogger menyukai ini: